Archive

Archive for August, 2007

Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali

27 August 2007 inung Leave a comment

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning,dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.

“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya.

Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan:

“Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”

Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata:

“Ayah, aku yang melakukannya! “

Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan
nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi:

“Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!” Read more…

Categories: oret-oretan

Pikirkan..???

23 August 2007 inung Leave a comment

Jika seorang wanita menangis
dihadapanmu,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.

Jika kamu memegang tangannya saat dia
menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang
hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi
dirinya yang dulu.
Selamanya… .

Seorang wanita tidak akan menangis
dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia
sayangi.
Dia menjadi lemah.

Seorang wanita tidak akan menangis
dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Dia akan menurunkan rasa egoisnya.

Lelaki, jika seorang wanita pernah
menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan
pengertian.

Dia adalah orang yang akan tetap
bersamamu sepanjang hidupmu.

Lelaki, jika seorang wanita menangis
karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.

Mungkin karena keputusanmu, kau merusak
kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu,
Saat dia menangis karnamu,
Lihatlah matanya….

Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang
dirasakannya?

Pikirkan….

Wanita mana lagikah yang akan menangis
dengan murni, penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu…. ..

Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia
menginginkan simpati atau rasa kasihan

Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam
tidaklah memungkinkan lagi.

Lelaki

Pikirkanlah tentang hal itu

Jika seorang wanita menangisi hatinya
untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.

Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah
kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya.. ..

Pertimbangkanlah

Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk bilang ‘MAAF’!!

rgd’s

Categories: oret-oretan

Jika ia sebuah CINTA….

23 August 2007 inung Leave a comment
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak mendengar…
namun senantiasa bergetar….

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak buta..
namun senantiasa melihat & merasa..

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak menyiksa..
namun senantiasa menguji..

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak memaksa..
namun senantiasa berusaha..

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak cantik..
namun senantiasa menarik..

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak datang dengan kata-kata..
namun senantiasa menghampiri
dengan hati..

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak terucap dengan kata..
namun senantiasa hadir dengan sinar
mata..

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hanya berjanji..
namun senantiasa mencoba memenangi..

jika ia sebuah cinta…..
ia mungkin tidak suci..
namun senantiasa tulus..

jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hadir karena permintaan..
namun hadir karena ketentuan…

jika ia sebuah cinta….
ia tidak hadir dengan kekayaan dan
kebendaan…
namun hadir karena pengorbanan dan
kesetiaan…

rgd’s

Categories: oret-oretan

Instalasi Qmail [2]

21 August 2007 inung Leave a comment
Setting Mbox

Sendmail dalam mendistribusikan e-mail secara lokal menggunakan binmail. Secara default, binmail akan mengirimkan mail ke dalam folder/var/spool/mail/nama_user. qmail menggunakan qmail-local untuk distribusi lokal, dan langsung menyimpannya kenama_user/Mailbox. Prosedur untuk menggantikan dari 
/var/spool/mail/nama_user adalah :

  1. Pindahkan semua /var/spool/mail/nama_user ke dalam nama_user/Mailbox. Demi keamanan, jalankan dalam proses single mode. Jika server masih dalam keadaan berjalan, berikan pesan broadcast kepada semua user untuk keluar dari jaringan.# init 1       (menuju modus singel user)# cd /var/spool/mail

    # cp nama_user /home/nama_user/Mailbox

    # rm nama_user

  2. Kemudian sebagai root buat link simbolik dari nama_user/Mailbox ke dalam /var/spool/mail/nama_user. Lakukan ini untuk semua user. Berikan mode 1777 untuk folder /var/spool/mail untuk menghindarkan penghapusan link secara tidak sengaja.# cd /home/nama_user# ln Mailbox /var/spool/mail/nama_user

    Lakukan ini untuk semua user. Seting pada klien Windows 9x atau Windows NT akan dibahas dalam bagian lain.

    Di beberapa program mail, tidak dapat menangani link simbolik. Untuk itu harus langsung ditujukan ke nama_user/Mailbox daripada /var/spool/mail/nama_user pada saat chek e-mail. Untuk program procmail misalnya, ganti SYSTEM_MBOX dalam config.h dan lakukan kompilasi ulang. Pada beberapa versi terbaru, Anda dapat mendefinisikan  MAILSPOOLHOME dalam src/authenticate.c.

    Untuk mengoptimalkan kemampuan klien e-mail membaca e-mail dalam jumlah banyak (yang kadang-kadang menjadi lebih lambat karena membaca link simbolik dari Mailbox), Anda dapat tujukan langsung klien e-mailnya untuk membaca nama_user/Mailbox.

  3. Sebagian besar klien e-mail, masukkan “setenv MAIL $HOME/Mailbox” jika menggunakan shell csh ke dalam .cshrc dan “MAIL=$HOME/Mailbox; export MAIL” jika menggunakan shell bash ke dalam .profile secara umum.
  4. elm: ganti “mailbox” ke “Mailbox” pada baris 388 dari file newmbox.c dan lakukan kompilasi ulang. elm dalam membaca e-mail selalu melihat $MAIL, tapi jika Anda tidak mengganti ini, maka elm akan mengalami masalah saat dua user membaca mail secara simultan.
  5. pine: Masukkan “inbox-path=Mailbox” dalam file pine.conf. Atau jika masing-masing user mempunyai konfigurasi sendiri, minta kepada user untuk mengganti konfigurasi inbox-path-nya.
Categories: ngoprek

Instalasi Qmail [1]

21 August 2007 inung Leave a comment
Instalasi Qmail [1]

Pertama, download terlebih dahulu program qmail dalam bentuk kode sumber (source code). Daftar server yang menyediakan qmail dapat Anda lihat di http://www.qmail.org dan dapat Anda pilih mirror yang terdekat. Saat ini mirror di Indonesia yang masih aktif adalah http://qmail.indosite.co.id.

Catatan :

Binary qmail dalam format RPM (Redhat Package Manager) dapat diperoleh di
ftp://moni.msci.memphis.edu/pub/qmail. Yang akan Anda bahas di sini adalah instalasi program yang mempunyai format kode sumber (source code)

Setelah download programnya secara lengkap, Anda mulai dengan mengekstrak dari bentuk zip dan tar ball. Dianjurkan untuk melakukan proses instalasi sebagai root.

# gunzip qmail-1.0.03.tar.gz | tar xvf-

Kemudian sebelum instalasi, tentukan terlebih dahulu direktori utama yang menyimpan program qmail. Secara default adalah /var/qmail. Selain itu, jika server tempat Anda instalasi sudah menjalankan sendmail sebagai MTA, dianjurkan untuk menyimpan terlebih dahulu surat-surat yang masih antre untuk dikirim. Atau lebih aman lagi matikan daemon sendmail.

Setelah itu, buat direktori tempat di mana qmail disimpan.

# mkdir /var/qmail

Langkah selanjutnya, buat qmail user dan grup sebelum instalasi dimulai.

# groupadd nofiles

# useradd -g nofiles -d /var/qmail/alias alias

# useradd -g nofiles -d /var/qmail qmaild

# useradd -g nofiles -d /var/qmail qmaill

# useradd -g nofiles -d /var/qmail qmailp

# groupadd qmail

# useradd -g qmail -d /var/qmail qmailq

# useradd -g qmail -d /var/qmail qmailr

# useradd -g qmail -d /var/qmail qmails

Setelah itu kompilasi dapat dijalankan.

qmail-1.0.03#./make setup check

qmail-1.0.03#./config

Selain perintah config, untuk mengkonfigurasikan qmail dalam mesin Anda, Anda dapat menjalankan perintah config-fast nama.domain.Anda sebagai alternatif instalasi lebih singkat.

qmail-1.0.03#./config-fast nama.domain.anda

Nama domain ini akan dipergunakan secara default dalam pengalamatan domain e-mailnya. Anda bisa bikin sembarang untuk implementasi intranet. Dengan perintah config-fast nama domain ini, skrip config akan menuliskan nama.domain.anda ke dalam file control/me, control/local dan control/rcpthosts sehingga qmail secara default akan menerima e-mail dari nama.domain.anda. Untuk pemberian nama domain yang resmi (bisa diakses dari luar) harus menggunakan nama domain yang memenuhi standar (Fully Qualified Domain Name). Konsultasikan dengan ISP atau penyedia jasa hosting untuk bisa memperoleh nama domain resmi. Read more…

Categories: ngoprek

Untitled…

20 August 2007 inung Leave a comment

????

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita,
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu? Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai,
kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan,
ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai,
ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat,
Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah,
karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,

Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,
Dan penantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banya hal – iman, keberanian, dan pengharapan -penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya.Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.

_Inunq,

Categories: oret-oretan

Setting DNS di Linux [Redhat 9]

20 August 2007 inung 11 comments

DNS (Domain Name System)

Mungkin secara umum bisa diartikan sebagai sistem pemberian alamat yang digunakan dalam internet/intranet. DNS bertugas memberikan nama host dan pelaku utama dalam mengatur tiap host dalam domain kita. DNS juga berfungsi sebagai resolver nama-nama sistem ke bentuk IP address atau sebaliknya, hal ini diperlukan karena keterbatasan manusia yang mengalami kesulitan untuk mengingat IP address sebagai identitas komputer dan akan lebih mudah jika mengingat dalam bentuk nama.

kasus :

  1. domain –>  coreph.net
  2. Net ID  –> 192.168.88.0

for ex:

coreph.net           –> 192.168.88.90
www.coreph.net –> 192.168.88.90
ftp.coreph.net     –> 192.168.88.90
mail.coreph.net   –> 192.168.88.90

pertama…mengecek file2 yg dibutuhkan sudah ter-install:
Mengecek apakah file-file yang dibutuhkan sudah terinstall:

root@server home]# rpm -qa |grep dhcp
dhcp-3.0pl1-23
[root@server home]# rpm -qa |grep bind
bind-9.2.1-16
redhat-config-bind-1.9.0-13
bind-utils-9.2.1-16
ypbind-1.11-4
[root@server home]# rpm -qa |grep samba
samba-common-2.2.7a-7.9.0
samba-client-2.2.7a-7.9.0
samba-2.2.7a-7.9.0
redhat-config-samba-1.0.4-1
[root@server home]#

Jika belum terinstall, silakan install terlebih dahulu, agar lebih mudah, saya menyarankan untuk menggunakan redhat-config-packages. Ketik di Run Command (Start Applications > Run command..) redhat-config-packages. Selanjutnya cari file-file tersebut dan install.Apabila sudah terinstall,siap-siap buat perang tiada akhir…

Berikut langkah2nya:

#############################################
———————setting ethernet (/etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0)

[root@server home]# vi /etc/sysconfig/networking/devices/ifcfg-eth0 (u/ menulis/edit tekan tombol insert)

DEVICE=eth0 #nama device
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.88.90
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.88.0
ONBOOT=yes # dijalankan saat boot

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
############################################
———————setting HOSTS (/etc/hosts)

[root@server home]# vi /etc/hosts (u/ menulis/edit tekan tombol insert)

#Do not remove the following lines, or various programs
#that require network functionality will fails
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.88.90 coreph.net server

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter
##############################################
———————-setting RESOLV.CONF (/etc/resolv.conf)

[root@server home]# vi /etc/resolv.conf (kemudian u/ menulis/edit tekan tombol insert)

# Samakan dengan dibawah ini,atau konfigurasi sesuai kebutuhan

search coreph.net
nameserver 192.168.88.90

Simpan file dengan menekan tombol escape/Esc kemudian ketik :wq kemudian tekan enter

Saatnya restart network

[root@server /]# /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]

Apabila tidak ada pesan error, berarti sejauh ini berhasil. Untuk memastikan, ping ke 192.168.88.90

[root@server named]# ping 192.168.88.90
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=1 ttl=128 time=0.354 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=2 ttl=128 time=0.309 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=3 ttl=128 time=0.318 ms
64 bytes from 192.168.88.90: icmp_seq=4 ttl=128 time=0.250 ms
—192.168.88.90 ping statistics –
5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4044ms
rtt min /avg/max/dev = 0.250/0.297/0.354/0.044 ms

Good, semuanya berjalan lancar. Lanjutkan ke proses berikutnya.

##############################################

DNS SERVER (named) > BIND (Berkeley Internet Name Domain)

Pengaturan DNS sebaiknya ditentukan sesuai kebutuhan, seperti pertanyaan pertama, apakah server ini berlaku sebagai gateway, atau mail server, proxy server, web server, database server, backup server atau yang lain? Oleh karena itu, gw lebih serahkan sepenuhnya pada yang membacanya,huehehehe…
Letak konfigurasi bind yang terpenting ada di direktori:

/etc/named.conf
/var/named/

masih sebagai root, kita akan mengkonfigurasi file-file diatas..

NAMED.CONF (/etc/named.conf)

[root@server home]# vi /etc/named.conf

ketikkan baris dibawah ini, atau lebih baik backup file named.conf aslinya(buat jaga2), dan buat file ini..

## named.conf -configuration for bind
# Generated automatically by redhat-config-bind, alchemist et al.
# Any changes not supported by redhat-config-bind should be put
# in /etc/named.custom
#
controls {
inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };
};
include “/etc/named.custom”;
include “/etc/rndc.key”;

zone “0.0.127.in-addr.arpa” {
type master;
file “0.0.127.in-addr.arpa.zone”;
};
zone “localhost” {
type master;
file “localhost.zone”;
};
zone “88.168.192.in-addr.arpa” {
type master;
file “coreph.local”;
};
zone “coreph.net” {
type master;
file “coreph.zone”;
};

kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]

Penjelasan:

Perhatikan baris perintah berikut:

zone “coreph.net” { #menambahkan zona baru / domain baru yaitu coreph.net
type master; #merupakan master domain, domain utama…
file “coreph.net.zone”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host};

zone “88.168.192.in-addr.arpa” { #menambahkan zona reverse baru yaitu coreph.net
type master; #merupakan reverse master domain, domain reverse utama…
file “88.168.192.local”; #file database yang menyimpan konfigurasi seluruh domain dan host
};

#################################################

file pada direktori /var/named/
[root@server home]# cd /var/named
[root@server named]# cp localhost.zone coreph.zone [copy file localhost.zone --> coreph.zone]
[root@server named]# cp named.local coreph.local [copy file named.local --> coreph.local]
[root@server named]# vi coreph.zone

ketikan perintah berikut: (isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)

$TTL 86400

@ IN SOA coreph.net. root.localhost (
2005911918 ; serial
28800 ; refresh
7200 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS coreph.net.
IN A 192.168.88.90

www IN A 192.168.88.90
ftp IN A 192.168.88.90
mail IN A 192.168.88.90

kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq dan tekan [enter]

[root@server named]# vi coreph.local

ketikkan perintah berikut: (Ingat, sekali lagi isi file ini cuma contoh, dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
$TTL 86400
88.168.192.in-addr.arpa. IN SOA coreph.net. root.coreph.net. (
2005121900 ; serial
28800 ; refresh
2700 ; retry
604800 ; expire
86400 ; ttl
)
IN NS coreph.net.

90 IN PTR coreph.net.
90 IN PTR www.coreph.net.
90 IN PTR ftp.coreph.net.
90 IN PTR mail.coreph.net.

simpan file dengan mengetik > : + w + q
Kemudian restart service BIND dengan perintah:

[root@server named]# service named restart
Shutting down named: [ OK ]
Starting named: [ OK ]
[root@server named]#

Setelah itu silakan cek dengan perintah nslookup

[root@server named]# nslookup 192.168.88.90
Server: coreph.net
Address: 192.168.88.90

Name: mail.coreph.net
Address: 192.168.88.90
==============================================

_InunQ,

Categories: ngoprek