Cara Root Samsung Galaxy W

8 August 2012 1 comment

Langsung aja nih, coba gw share cara nge-root Samsung Galaxy W. Dapat contekan dari forum android indonesia dan It Works!. Saat gw coba nge-root alhamdulillah berjalan lancar dan gak ada masalah.

Buat file mentahannya buat rooting bisa download disini.

Step by Step :

1. Download file mentahannya (filename : update.zip), diusahakan di rename dulu jadi update.zip.

2. Pindahkan file download ke sd card atau external memory.

3. Turn Off Handphone nya.

4. Masuk ke Recovery Mode, tekan tombol POWER + VOLUME UP + HOME (tombol tengah) secara bersamaan.

5. Setelah muncul logo Samsung , lepas tombol Power (tetep tekan tombol Volume Up + Home ). Ditunggu sampe muncul welcome screen Samsung Galaxy Wonder.

6. Setelah muncul welcome screen Samsung Galaxy Wonder, lepas tombol Volume Up+Home. Tunggu sampe muncul icon Android dan Tong Sampah.

7. Setelah masuk Recovery Mode,  untuk memilih option bisa pake tombol Volume Up (pilihan naik), Volume Down (pilihan kebawah), dan Home (select option).

8. Pilih -> Apply from sd card

9. Search file update.zip dan select file nya. Proses instalasi akan jalan sampe completed

10. Pilih -> Reboot

 

Untuk ngecek proses root uda bener apa belum bisa diliat di home screen atau menu. Jika ada menu/icon Superuser, congratulation you’ve been completed rooting 100%.

 

 

 

 

Advertisements

Apa itu Teknologi SDH (Synchronous Digital Hierarchy) ? (part 2)

17 May 2012 Leave a comment

Setelah kita bahas mengenai dasar SDH (part 1), selanjutnya masuk ke  bagian SDH Multiplexing Structure dan Komponen SDH

SDH Multipexing Structure ditunjukkan pada gambar yang ditetapkan dalam ITU-T G.707 dan menjelaskan bagaimana urutan sinyal rendah multiplexing ke tingkat yang lebih tinggi multiplexingnya.

Dalam skema multiplexing SDH terdapat aliran data (bandwith) pada sistem SDH yang dinamakan STM (Synchronous Transport Module). Data rate STM yang telah di jelaskan di part 1, bahwa kapasitas STM paling rendah adalah STM-1 (155Mbps).  Dan aliran data dari STM-1 di-byte interleaved dengan aliran data dari STM-1 yang lainnya sehingga terbentuk aliran data yang memiliki data rate lebih tinggi.

Sebuah frame tunggal STM-1 dinyatakan dengan sebuah matriks yang terdiri dari sembilan baris dan 270 kolom. Frame ini dibentuk dari 2430 byte, setiap byte terdiri dari 8 bit. Frame STM-1 berisi dua bagian, bagian SOH (Section Overhead) dan bagian VC (Virtual Container) yang merupakan payload-nya. Gambar 2 menyatakan struktur frame STM-1

SOH menyediakan informasi antara dua buah LTE (Line Terminating Equipment) tentang frame alignment, pemonitoran BER (Bit Error Rate) dan transfer informasi antara dua buah LTE dan sebagainya. Sedangkan VC digunakan untuk mentransportasikan sinyal-sinyal tributary-nya (sinyal masukan individual yang diteruskan ke multiplexer) melalui sebuah jalur. Setiap VC terdiri dari sebuah POH (Path Overhead) dan sebuah Container.

POH seperti tercantum dalam Gambar 2 membawa informasi antara titik-titik asembly dan disasembly seperti pemeriksaan paritas, pelabelan jalur, pemonitoran alarm, dan monitoring kinerja. Sebuah Container membawa sinyal tributary, sedang pointer menunjukkan lokasi dari bit pertama pada VC-nya.

Pesta Untuk IL Capitano !

15 May 2012 Leave a comment

Pesta juara musim ini harus menjadi perayaan atas 23 kali bertanding dengan memperoleh kemenangan dan menjaga rekor tidak terkalahkan. Juventus Stadium kental dihiasi nuansa warna bianconero dan tricolore (warna bendera Italia) yang menyentuh semua tifosi seisi stadion. Mulai dari kick off, alunan cori dan applause terus bergema tidak ada putusnya di sepanjang pertandingan. Meskipun secara jelas kita tahu bahwa apapun hasil pertandingan ini tidak akan mengubah posisi klasemen Juventus maupun Atalanta.

Pelatih Conte kali ini memberikan banyak kesempatan untuk para pemain menit bermain nya sedikit. Menit ke-10 umpan tumit Marco Borriello berhasil dimaksimalkan bintang muda – Luca Marrone yang membuka skor 1-0. Ini menjadi gol pertamanya di tim utama Juventus. Seisi stadion terlihat sangat ingin melihat sang kapten mencetak gol. Dan tibalah di menit ke-28, gocekan bola sang kapten dari hasil umpan Emanuelle Giaccherini dimaksimalkan dengan tembakan ke pojok gawang, 2-0 menjadikannya gol ke-289 nya bersama Juventus. Secara langsung seisi Juventus Stadium bersorak sorai atas gol yang ditunggu-tunggu ini.

12 menit setelah jeda, sang kapten ditarik keluar, dan standing ovation yang sangat panjang dan riuh terjadi, mungkin ini yang paling riuh di sepanjang sejarah sang kapten dengan seragam Juventus. Sang kapten melambaikan balasan dengan syal Juventus ke para tifosi dari bangku cadangan. Selepas ditariknya sang kapten, nampaknya daya tarik pertandingan menjadi kurang greget karena semua mata tertuju ke sang kapten yang berjalan menyisir tepi lapangan dan memberikan salam ke semua tifosi yang memadati tribun-tribun Juventus Stadium.


“Grazie di tutto, Del Piero grazie di tutto”(Terima kasih untuk semuanya, Del Piero terima kasih untuk semuanya). Kalimat ini menjadi cori yang melantun di seisi Juventus Stadium hingga akhir pertandingan. Hingga pada menit ke-46 sejenak perhatian terarah ke Andrea Barzagli, yang masuk menggantikan Chiellini mencetak gol dari titik putih. Penalti yang diberikan atas pelanggaran Manfredini terhadap Borriello ini menjadikan il muro bianconero ini pemain ke-20 yang mencatatkan gol dari semua pemain Juventus di musim ini, sebuah catatan rekor baru bagi Pelatih Conte.

Setelah peluit panjang akhir pertandingan berbunyi, pemain kembali ke ruang ganti dan setelah itu tibalah saat satu persatu masuk kembali ke stage di lapangan untuk menerima medali. Saat Sang Kapten mengangkat piala, saat itulah menjadi awal pesta juara Juventus di penghujung musim ini…

JUVENTUS-ATALANTA 3-1

RETI: Marrone 10’ pt, Del Piero 28’ pt, Lichtsteiner (aut.) 37’ st, Barzagli (rig.) 46’ st

JUVENTUS
Storari; Lichtsteiner, Bonucci, Chiellini (43’ st Barzagli), Estigarribia (21’ st Quagliarella); Padoin, Pirlo, Marrone; Giaccherini, Borriello, Del Piero (12’ st Pepe).
A disposizione: Manninger, Barzagli, Marchisio, Matri, Vucinic.
Allenatore: Conte.

ATALANTA
Frezzolini; Bellini, Lucchini, Manfredini, Peluso; Schelotto (7’st Minotti), Carmona, Cazzola (37’ st Cigarini), Bonaventura; Moralez (7’ st Gabbiadini); Denis.
A disposizione: Polito, Ferri, Raimondi, Tiribocchi.
Allenatore: Colantuono.

ARBITRO: Gava
ASSISTENTI: La Rocca, Carretta
QUARTO UFFICIALE: Palzzino

 

sumber : juventusclubindonesia.com

Apa itu Teknologi SDH (Synchronous Digital Hierarchy) ? (part 1)

27 September 2011 3 comments

SDH merupakan hirarki multiplexing yang berbasis pada transmisi sinkron yang telah ditetapkan oleh ITU-T. Dalam dunia telekomunikasi, sejumlah multiplexing sinyal-sinyal dalam transmisi menimbulkan masalah dalam hal pencabangan dan penyisipan (add/drop) yang tidak mudah serta keterbatasan untuk memonitor dan mengendalikan jaringan transmisinya. Hirarki multiplexing SDH dapat dilihat pada gambar 1.

SDH memiliki dua keuntungan pokok yaitu fleksibilitas yang demikian tinggi dalam hal konfigurasi kanal pada simpul-simpul jaringan dan meningkatkan kemampuan manajemen jaringan baik untuk payload traffic-nya maupun elemenelemen jaringan[5]. Secara bersama-sama, kondisi ini akan memungkinkan jaringannya untuk dikembangkan dari struktur transport yang bersifat pasif pada PDH ke dalam jaringan lain yang secara aktif mentransportasikan dan mengatur informasi. Selain dua keuntungan tersebut, SDH juga memiliki beberapa keuntungan lainnya , diantaranya adalah:

  1. Self-healing, yakni pengarahan ulang (rerouting) lalu lintas komunikasi secara otomatis tanpa interupsi layanan.
  2. Provisi yang cepat.
  3. Akses yang fleksibel, manajemen yang fleksibel dari berbagai lebarpita tetap ke tempat-tempat pelanggan.
  4. Kemampuan memberikan informasi (detail alarm) dalam menganalisis masalah yang terjadi pada sistem.
  5. Kemampuan memberikan informasi (detail alarm) dalam menganalisis masalah yang terjadi pada sistem.
  1. Standar SDH juga membantu kreasi struktur jaringan yang terbuka, sangat dibutuhkan dalam lingkup yang kompetitif sekarang ini bagi perusahaanperusahaan penyedia layanan telekomunikasi.

Struktur Frame SDH

Struktur frame terendah yang didefinisikan dalam standar SDH adalah STM-1 (Synchronous Transport Module level 1) dengan laju bit 155,520 Mbit/s (155 Mbps). Ini berarti STM-1 terdiri dari 2430 byte dengan durasi frame 125μ s. Bit rate atau kecepatan transmisi untuk level STM-N yang lebih tinggi juga telah distandarisasi sebagai kelipatan bulat (1, 4, 16 dan 64) dari N x 155,520 Mbps, seperti yang terdapat pada Tabel 1.

Tabel 1.Standar Frame dan Kecepatan SDH
Standar Frame Standar Kecepatan
STM – 1 155,520 Mbps (155 Mbps)
STM – 4 622,080 Mbps (622 Mbps)
STM – 16 2.488,320 Mbps (2,5 Gbps)
STM – 64 9.953,280 Mbps (10 Gbps)

Juve Hajar Parma 4-1

15 September 2011 Leave a comment

Juventus Stadium terbukti bertuah bagi sang pemilik di laga resmi perdana. Menerima kunjungan Parma di giornata pembuka Serie A 2011/12, Minggu (11/9), Juventus mengukir kemenangan besar 4-1!

Hasil ini sekaligus membayar tuntas kekalahan musim lalu dengan skor yang sama dari I Ducali di Olimpico Turin.

Seperti telah diperkirakan sebelumnya, pelatih anyar Antonio Conte mengusung pakem ultraofensif 4-2-4. Tujuannya jelas, menumpukan serangan dari kedua sisi lapangan.

Kuartet lini depan diisi oleh Alessandro Del Piero dan Alessandro Matri yang diapit oleh Simone Pepe serta Emanuele Giaccherini sebagai penyerang sayap.

Sementara itu, Franco Colomba di sisi Parma menerapkan skema 4-4-1-1. Eks personel I Bianconeri, Sebastian Giovinco, berdiri sebagai trequartista di belakang Graziano Pelle.

Gebrakan Juventus di menit-menit awal membuat pemain belakang Parma, Alessandro Lucarelli, menjatuhkan Matri di kotak terlarang, tapi wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Meskipun begitu, I Bianconeri tetap mampu membuka keunggulan lewat kans emas perdana yang mereka hasilkan. Di menit ke-17, Andrea Pirlo mengirim umpan chip ke arah Stephan Lichtsteiner yang melakukan overlap.

Lolos dari perangkap off-side, bek sayap yang digaet dari Lazio itu melewati kiper Antonio Mirante sebelum menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Tak berapa lama kemudian, Juve kembali memperoleh peluang lewat sepakan drive Matri, tapi kali ini Mirante dengan sigap mementahkan kans tersebut.

Pada menit ke-38, Matri berhasil membuat jala Parma bergetar untuk kali kedua lewat tandukannya, tapi ia lebih dulu terperangkap off-side. Skor tetap 1-0 hingga turun minum.

Dewi fortuna tampaknya kurang memihak pada Matri pada laga ini. Eks bomber Cagliari itu harus melihat upayanya membentur tiang gawang di menit ke-55, bola kemudian bergulir keluar lapangan. Itulah kontribusi terakhir Matri sebelum posisinya digantikan oleh Mirko Vucinic.

Tak berselang lama, Juventus sanggup memperbesar keunggulan. Umpan terobosan kapten Alessandro Del Piero dituntaskan Pepe untuk membuat skor berubah menjadi 2-0.

Si Nyonya Tua unggul kian jauh setelah pengganti Del Piero, Arturo Vidal, melesakkan gol keren lewat sepakan voli kencang dari tepi kotak penalti. Gol ini bermula dari sapuan buruk barisan pertahanan Parma.

Dominasi serta gempuran tiada henti dari anak-anak asuh Conte akhirnya membuahkan gol keempat di menit ke-83. Pirlo kembali mengotaki gol ini. Umpan terukurnya menggagalkan jebakan off-side Parma sehingga memudahkan Claudio Marchisio mencungkil bola melewati Mirante.

Di masa injury time, Giovinco melesakkan gol hiburan untuk Parma dari titik putih. Penalti dihadiahkan wasit setelah pemain mungil itu dijegal dari belakang oleh Paolo De Ceglie. Bek kiri Juve itu juga langsung diusir wasit karena pelanggarannya itu.

Italia Bermain Imbang Saat Partai Perdana Piala Dunia

15 June 2010 1 comment

pepe

Dalam laga perdana Italia di Piala Dunia kontra Paraguay, Italia bermain baik namun meraih hasil imbang 1-1. Sempat tertinggal di menit 39′, De Rossi mencetak gol balasan di menit 63′ berkat umpan Pepe dari sepak pojok.

Tim yang diturunkan Lippi hampir mendekati formasi Bianconeri, namun saat itu hanya Camoranesi yang duduk di bangku cadangan. Italia yang bermain cukup menawan terutama peluang banyak dihasilkan Iaquinta di barisan depan. Sayang sekali, Alcaraz sempat mencuri gol di menit 39.

Buffon yang harus meninggalkan lapangan karena merasakan nyeri di punggung harus digantikan dibabak kedua. Babak kedua, Camoranesi yang masuk menggantikan Marchisio di menit 58′. Di menit 63′, Pepe pemain baru Juventus menjadi salah satu penentu gol karena umpannya ke De Rossi dari pojok sukses disundul ke dalam gawang Paraguay. Peluang selanjutnya didapat oleh Pepe dan Montolivo namun semuanya gagal berubah menjadi gol.

Azzuri yang tergabung bersama Paraguay, Selandia Baru dan Slovakia di grup F akan menghadapi Selandia Baru di hari Minggu 20 Juni Pukul 16.00 CET (21.00 WIB)

Source: www.juventus.co.id

Categories: bal-balan

Grosso, Hari Pertama Sebagai Pemain Juventus

11 September 2009 1 comment
fabio_grosso

fabio_grosso

Vinovo – Hari perdananya di Vinovo sangat istimewa, menggunakan kostum Italia sebagai bagian dari tim nasional Italia. Hari ini Fabio Grosso kembali ke Juventus Center, akhinya sebagai bianconero, 10 hari setelah kedatangannya dari Lyon.

Sehari setelah gol yang dicetaknya melawan Bulgaria di Olimpico, Turin, pemain belakang ini telah menyelesaikan tes medisnya di Centro Mediciana Dello Sport dan di sore harinya telah bergabung dengan rekan setim barunya, dimana kebanyakan dari mereka sudah pernah bertemu sebelumnya di tim nasional. Lainnya, seperti Del Piero, yang merupakan mantan pemain kunci yang ikut berperan serta meraih Piala Dunia 3 tahun yang lalu di Jerman.

Sang pemain bertahan ini melakukan sesi istirahat untuk memulihkan diri dari kelelahan setelah pertandingan internasional di hari rabu dan inilah wawancara pertamanya di Juventus Channel. “Bermain bagi tim sebesar Juventus merupakan suatu impian bagi semua anak-anak dan saya senang dapat mewujudkannya. Hari ini akhirnya saya dapat berlatih bersama dengan tim baru saya dan bersama mereka kami akan berkonsentrasi di hari Sabtu melawan Lazio. Pertandingan kemarin? Pertandingan itu berjalan baik bagi tim dan diri saya. Saya menerima sambutan yang meriah dari fans Juventus dan saya ingin berterima kasih kepada mereka dan bersama tim baru saya, saya akan membayar semua itu dengan bermain baik di lapangan”.

#sumber (www.juventus.co.id)