Home > telekomunikasi > Apa itu Teknologi SDH (Synchronous Digital Hierarchy) ? (part 1)

Apa itu Teknologi SDH (Synchronous Digital Hierarchy) ? (part 1)

SDH merupakan hirarki multiplexing yang berbasis pada transmisi sinkron yang telah ditetapkan oleh ITU-T. Dalam dunia telekomunikasi, sejumlah multiplexing sinyal-sinyal dalam transmisi menimbulkan masalah dalam hal pencabangan dan penyisipan (add/drop) yang tidak mudah serta keterbatasan untuk memonitor dan mengendalikan jaringan transmisinya. Hirarki multiplexing SDH dapat dilihat pada gambar 1.

SDH memiliki dua keuntungan pokok yaitu fleksibilitas yang demikian tinggi dalam hal konfigurasi kanal pada simpul-simpul jaringan dan meningkatkan kemampuan manajemen jaringan baik untuk payload traffic-nya maupun elemenelemen jaringan[5]. Secara bersama-sama, kondisi ini akan memungkinkan jaringannya untuk dikembangkan dari struktur transport yang bersifat pasif pada PDH ke dalam jaringan lain yang secara aktif mentransportasikan dan mengatur informasi. Selain dua keuntungan tersebut, SDH juga memiliki beberapa keuntungan lainnya , diantaranya adalah:

  1. Self-healing, yakni pengarahan ulang (rerouting) lalu lintas komunikasi secara otomatis tanpa interupsi layanan.
  2. Provisi yang cepat.
  3. Akses yang fleksibel, manajemen yang fleksibel dari berbagai lebarpita tetap ke tempat-tempat pelanggan.
  4. Kemampuan memberikan informasi (detail alarm) dalam menganalisis masalah yang terjadi pada sistem.
  5. Kemampuan memberikan informasi (detail alarm) dalam menganalisis masalah yang terjadi pada sistem.
  1. Standar SDH juga membantu kreasi struktur jaringan yang terbuka, sangat dibutuhkan dalam lingkup yang kompetitif sekarang ini bagi perusahaanperusahaan penyedia layanan telekomunikasi.

Struktur Frame SDH

Struktur frame terendah yang didefinisikan dalam standar SDH adalah STM-1 (Synchronous Transport Module level 1) dengan laju bit 155,520 Mbit/s (155 Mbps). Ini berarti STM-1 terdiri dari 2430 byte dengan durasi frame 125μ s. Bit rate atau kecepatan transmisi untuk level STM-N yang lebih tinggi juga telah distandarisasi sebagai kelipatan bulat (1, 4, 16 dan 64) dari N x 155,520 Mbps, seperti yang terdapat pada Tabel 1.

Tabel 1.Standar Frame dan Kecepatan SDH
Standar Frame Standar Kecepatan
STM – 1 155,520 Mbps (155 Mbps)
STM – 4 622,080 Mbps (622 Mbps)
STM – 16 2.488,320 Mbps (2,5 Gbps)
STM – 64 9.953,280 Mbps (10 Gbps)
  1. faesa
    21 May 2013 at 4:38 PM

    untuk migrasi sdh gmn ya..bisa share metodenya…akan terjadi konflik kah. mengenai konfigurasinya gmn dari existing ama yang new. trima kasih

    • 21 May 2013 at 5:08 PM

      Migrasi SDH dengan equipment dgn teknologi yg sama? atau berbeda?
      Bisa japri ke email saya untuk detail dan sharing nya

  1. 17 May 2012 at 4:54 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: